PUISI " SENJA RETAK " KARYA ERIN ENDANG A

SENJA RETAK

ERIN

Hening
dalam riuhnya dunia bising
senja menyapa kalimat
dan aku memuja aksara kata dalam wedang kopi.

Kemudian telepon berdering
memanggil rasa berlabuh
namun tak seindah angan
senja meretak tanpa alasan
dan wajahku mulai membatu.

Di ujung pantai
angin bermain
debu menyentuh kelopak
hujan lebih deras di trotoar jalan.

Jakarta, 11 Oktober 2017.
Advertisement